Mendekatkan Yang Jauh, Dan Menjauhkan Yang Dekat

KENAPA Komunikasi? Manusia adalah mahluk individu, sekaligus juga mahluk sosial, karena dalam penciptaannya pun, manusia diciptakan Tuhan berpasang-pasangan ( jadi, bagi yang sampai saat ini masih jomblo, jangan berkecil hati.. hehe ). Sebagai mahluk sosial, tentu saja terjadi saling berinteraksi, dalam berinteraksi itu kemudian terjadi komunikasi. Untuk itu, Tuhan telah melengkapi manusia dengan “aplikasi” bahasa, sebagai alat untuk berkomunikasi. Bayangkan, jika Tuhan ‘lupa’ tidak memasukkan “apikasi” yang disebut bahasa, maka manusia akan seperti “hp tanpa SIM card”, mau komunikasi bagaimana? paling hanya bisa dipakai buat lihat gambar.. haha. Jadi, bahasa adalah ‘perangkat’ komunikasi yang paling primitif, atau paling dasar, yang sudah inherent dalam setiap diri manusia. Bahasa dalam bentuk awal adalah bahasa verbal, atau bahasa lisan dan bahasa isyarat ( gesture ), di mana, antar manusia saling berhadapan dan bicara dengan lisannya, atau memberikan gerak tubuh sebagai bahasa isyarat pada lawan bicaranya. Jadi, mohon maaf, kalau sampai hari ini masih ada yang ‘gapah’ ( gagal paham ) dan, gaptek dalam hal penggunaan perangkat komunkasi, berarti bisa dibilang masih primitif dong..hehe

Bahasa, pada perkembangannya kemudian, seiring dengan perkembangan peradaban manusia, karena Tuhan juga tidak lupa menyematkan OS ( Operating System ) yang SUPER CANGGIH, dalam setiap manusia, yaitu OTAK, maka manusia mulai mengenal bahasa tulis / textual. Kenapa muncul bahasa tulis / textual? Karena sifat manusia yang dinamis, suka berpindah-pindah tempat, maka terjadi penyebaran manusia di muka bumi ini. Nah, karena kendala perbedaan tempat dan waktu inilah, kemudian manusia mencari cara, agar tetap bisa berkomunikasi antara satu dengan yang lain, maka muncullah bahasa tulis / textual, yang mungkin masih sangat sederhana. Dan mulai dikenalnya bahasa tulis / textual ini, bisa dibilang babak baru peradaban manusia dimulai. Manuskrip-manuskrip kuno, gambar-gambar simbol dalam gua-gua kuno, adalah upaya manusia pada masa itu, untuk mencoba berkomunikasi dengan manusia lain, dari generasi sesudahnya. Dengan dikenalnya bahasa tulis / textual ini, manusia mulai mengembangkan budaya baru, yaitu saling berkirim surat. Saya ingat waktu kecil, ketika masih duduk di bangku SD, saya paling suka nonton film western atau cowboy di TVRI, satu-satunya stasion Tv pada waktu itu, kita pasti bisa melihat Salon & Bar, Sheriff, Bank, dan Post Office, dalam setiap film cowboy / western. Dan ada satu produk Pos yang paling menjadi favorit saya, ketika masih kuliah, yup… WESSEL POS.. haha. Jadi bentuk perkembangan awal dari bahasa tulis / textual adalah SURAT, yang dikirimkan melalui berbagai macam cara, seperti lewat pos, botol yang dilempar ke laut, atau menggunakan jasa burung merpati pos, seperti yang dilakukan pasangan Romeo & Juliet.

Di sisi lain, bahasa verbal / lisanpun mencapai perkembangannya setelah perangkat telephone pertama kali ditemukan oleh Alexander Graham Bell ( 1876 ) di Amerka Serikat.(1). Dengan perangkat telephone, manusia bisa berbicara dengan lawan bicaranya, tanpa terkendala lagi oleh tempat dan waktu. Perangkat telephone konvensional dengan kabel ini, kemudian berkembang, setelah seorang tehnisi / karyawan Motorolla yang bernama Martin Cooper ( April 1973 ), mencetuskan dan mereaisasikan idenya, tentang sebuah perangkat telephone berbentuk kecil, tanpa kabel, sehingga bisa dibawa kemana-mana oleh pemakainya(2). Perangkat telephone seluler ini, yang saat ini lebih dikenal sebagai Handphone,  terus mengalami perkembangan, dengan peningkatan-peningkatan tehnologi yang diterapkan. Dan perkembangan perangkat handphone ini semakin pesat, setalah pada tanggal 29 Oktober 1969, Leonard Kleinrock untuk pertama kali menemukan mahluk yang disebut Internet.  Dengan ditemukannya internet, maka manusia terus melakukan pengembangan-pengembangan iptek, maka kemudian banyak tercipta aplikasi-aplikasi dan software-software yang berbasis internet, yang kemudian juga dipakai dalam perangkat handphone masa kini, sehingga handphone kemudian berkembang menjadi Smartphone, jadi generasi sebelum Smartphone bisa disebut Stupidphone..? Haha..

Penemuan internet pertama kali, sebenarnya didahului penemuan Komputer yang pertama kali oleh seorang scientist Matematika, Charles Babbage, yang pada tahun 1937 tulisannya menjadi perhatian besar seorang ilmuwan lulusan Harvard, Howard H Aiken, yang kemudian bekerja sama dengan IBM, mengembangkan komputer multifungsi yang pertama kali, Mark I (3). Penemuan komputer dan internet inilah kemudian yang membawa dampak positif yang sangat besar, surat sebagai perangkat komunikasi tulis / textual mengalami “revolusi”, kita bisa mengirim surat ke mana saja di seluruh belahan bumi ini, tanpa harus beranjak dari tempat duduk kita. “Surel” ( surat elektronik ) atau kita mungkin lebih terbiasa dengan “Email” telah menggantikan posisi surat konvensional.

Penggunaan Email atau Surel yang semakin luas, Handphone atau Smartphone yang sekarang bukan lagi barang mewah, ternyata juga mampu merubah perilaku manusia. Pada satu sisi, perangkat-perangkat tersebut mampu mendekatkan yang jauh, karena dengan email maupun handphone kita bisa berkomunikasi dengan sesama, tanpa batas ruang dan waktu. Tapi di sisi lain, perangkat-perangkat canggih tersebut juga mampu menjauhkan yang dekat, tidak percaya? Coba sejenak kita amati perilaku orang-orang yang berada di tempat-tempat umum, seperti stasiun kereta api, terminal bus, bandara, mall, banyak orang duduk saling berdekatan, bahkan bersebelahan sangat dekat, tapi tidak saling berkomunikasi, KENAPA? karena mereka sibuk dengan handphonenya masing-masing, jadi yang dekatpun serasa jauh…

 

Advertisements
Standard